Semakin kotor
udara yang dihirup seseorang, risiko terkena serangan jantung mendadak
pun semakin besar. Partikel polusi, debu dan polutan diyakini bisa
menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah penyebab penyakit jantung.
Ilmuwan
dari Monash University di Melbourne menemukan, hubungan langsung antara
peningkatan partikel polutan di udara dan kemungkinan serangan jantung.
"Polusi udara berdampak buruk bagi kesehatan kita," kata Komisaris
Lingkungan Uni Eropa, Janez Potocnik.
Kelebihan dan Kekurangan Investasi Rumah Sewa
13 tahun yang lalu